Apakah Anda pernah melihat postingan di media sosial yang memperhadapkan pesepakbola terkenal dengan taruhan olahraga? Baru-baru ini, ASA menginstruksikan Oddschecker untuk menghapus beberapa postingan di akun Instagram mereka. ASA menilai bahwa konten yang menampilkan Harry Kane dan Erling Haaland melanggar ketentuan terkait iklan judi serta keamanan bagi anak-anak. Postingan ini muncul di akun OddscheckerTV pada November 2025, memuat informasi taruhan terkait kedua pemain sepak bola elit ini. Salah satu konten menyebutkan Harry Kane dengan teks: “Harry Kane menjadi pemain paling favorit untuk memenangkan Ballon d’Or 2026 (32% dari keseluruhan dukungan)”. Postingan lain menyoroti Erling Haaland dengan narasi: “Norwegia menjadi tim dengan dukungan terbesar untuk memenangkan Piala Dunia 2026”.
Tindakan ASA ASA tidak setuju dengan pandangan Oddschecker yang menyebut bahwa konten tersebut bersifat editorial dan bukan iklan eksplisit. Dengan adanya referensi terhadap jumlah taruhan dan peluang, dan platform Oddschecker sebagai pendukung utama, ASA menganggap ini sebagai kampanye pemasaran terkait layanan perjudian. Dalam Kode CAP, segala bentuk promosi ini harus mengikuti aturan iklan perjudian yang bertanggung jawab. ASA melakukan evaluasi untuk menentukan daya tarik konten tersebut bagi remaja. Berdasarkan data Ofcom, banyak remaja usia 13-17 tahun aktif di Instagram. Walaupun terdapat batasan usia di platform ini, celah-celah untuk mengakses tetap ada. ASA menyoroti risiko tinggi menggunakan publik figur seperti Harry Kane dan Erling Haaland dalam konteks perjudian, mengingat daya tarik kuat mereka di kalangan muda.
Kasus Thierry Henry Berbeda Berbeda kasus, ASA tidak melanjutkan keluhan mengenai iklan Betway yang menampilkan Thierry Henry. Iklan ini menayangkan wawancara Henry selaku duta global Betway, membicarakan prospek Arsenal dengan logo dan simbol tanggung jawab perjudian. ASA menyimpulkan bahwa Henry lebih dikenal oleh kelompok umur lebih tua dan tidak memiliki daya tarik signifikan terhadap remaja di Inggris.
Iklan Perjudian dan Generasi Muda Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap bagaimana iklan perjudian menjangkau kaum muda di Inggris. Regulasi iklan saat ini melarang penggunaan tokoh berpengaruh yang dapat menarik minat anak-anak atau remaja. Namun, ASA baru-baru ini membebaskan Ladbrokes dari tuduhan bahwa istilah “Ladbucks” menyerupai mata uang dalam video game, meskipun tidak terbukti memiliki daya tarik signifikan bagi anak-anak. Situasi ini menekankan pentingnya melindungi kaum muda dari dampak iklan perjudian yang dapat mengarahkan mereka ke dunia taruhan sejak dini. Langkah-langkah serupa juga diambil dalam konteks global, seperti keamanan taruhan menjelang Piala Dunia.